Bagaimana hard disk bekerja?
Hard drive (diska), atau sering disebut sebagai
HDD, adalah perangkat keras yang menyediakan ruang penyimpanan untuk komputer Anda, sebuah objek kecil yang berpotensi menyimpan lebih banyak informasi daripada perpustakaan sekolah atau perpustakaan lokal di kotamu. Jadi bagaimana cara menyimpan begitu banyak informasi dalam ruang yang begitu kecil?

Di dalam inti setiap hard drive terdapat tumpukan disk berputar berkecepatan tinggi yang dikenal sebagai platter. Dengan read/write actuator head yang membaca, menulis, dan bahkan menghapus data pada disk. Setiap piringan biasanya dilapisi dengan bahan magnetik, dan data tidak disimpan dalam bentuk yang dapat dikenali. Sebaliknya, data akan disimpan sebagai pola magnetik.
Saat menyimpan data ke
hard disk, data secara otomatis tersimpan rapi di platter atau disk. data yang tersimpan akan tersusun secara konsentris, hal ini bisa juga disebut track. Di setiap track akan dibagi menjadi banyak area kecil yang disebut sektor.
Di dalam
hard disk terdapat sistem yang bertindak sebagai tempat penyimpanan peta informasi dari semua sektor data. peta dapat mengetahui sektor mana yang telah digunakan dan mana yang masih kosong.
Sistem operasi kartu disebut File
Allocation Table (FAT). Ketika komputer ingin menulis data atau informasi baru, sistem terlebih dahulu melihat peta untuk menemukan sektor kosong. Setelah itu, Sistem kemudian menginstruksikan
read/write head untuk bergerak dan melewati disk untuk menemukan lokasi yang tepat, kemudian data akan disimpan di lokasi tersebut.
Untuk membaca atau melihat informasi, prosedur dilakukan dengan cara yang sama seperti prosedur menyimpan. Namun prosesnya dilakukan secara terbalik, dimana sector yang akan dicari adalah sector yang berisi informasi.
Ada beberapa permasalahan terkait kinerja HDD yaitu apabila terdapat kotoran pada
harddisk akan membuat
read-write head tidak stabil dan juga dapat merusak magnet pada harddisk. Masalah ini juga dapat menghapus data pada hard drive.
Oleh karena itu, perlu diperhatikan debu atau kotoran yang terdapat pada harddisk, dengan cara rutin membersihkan komputer. Jika perlu, buatlah cadangan data penting ke perangkat lain agar data masih tersimpan saat hard drive tidak berfungsi atau rusak. Pilihlah harddisk untuk melengkapi kebutuhan data Anda, pilihan HDD Osmous untuk menjaga seluruh data digital Anda.